Malang Creative Center,- Kamis (1/29), finally penghujung hari PSAJ Praktik enam mata pelajaran tiba. Kelas 9G dengan lakon Ken Arok menjadi penutup yang meriah karena mereka telah menunjukkan kepiawaian mereka dengan dramatis juga enerjik. Sebut saja Sabrina yang menjadi Ken Dedes, adegan ia menjerit demi mendapati Ken Arok (Gilang Sakti Panjalu) terbunuh membuat bulu kuduk ikut merinding. Bravo, Guys. Mulai dari hari pertama hingga hari terakhir kalian sudah menunjukkan bahwa kalian mampu. Siswa kelas 9A hingga 9G telah bermain apik tanpa kendala. Sempat dikhawatirkan terjadi lupa dialog tapi para pemirsa telah menyaksikan bersama hal tersebut tidak terjadi. “Kami mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, khususnya saya sebagai sutradara, mengatur para pemeran dan kru sebanyak itu tidak mudah. Tapi ini menyenangkan, seru sekali,” Agnes menyampaikan testimoninya sebagai sutradara di kelasnya di akhir acara disusul anggukan kepala ketiga temannya yang lain, yaitu Sabrina, Almira, dan Esther. “Ini pengalaman pertama saya tampil drama dan langsung menjadi Ken Dedes, sangat menantang apalagi suara saya kan kecil harus berteriak menjerit, tapi saya senang,” tutur Sabrina dengan senyum puas dan gembira sebagai salah satu tokoh utama. Orang tua dari Sabrina, Bu Anita Lusiana, juga menyampaikan dukungannya, menurut beliau kegiatan bermain drama ini sangat bermanfaat bagi anak-anak karena melatih mental anak untuk tampil di depan umum. Bu Anita juga memberi penilaian bagus dan memuaskan untuk tampilan anak-anak yang telah disaksikan hari ini. “Semoga anak-anak sukses hingga melanjutkan ke jenjang berikutnya,” imbuhnya mengakhiri testimoninya kepada Bu Andin. Well, tidak ada harapan yang tidak baik, semoga tahun depan pelaksanaan PSAJ Uprak dapat terlaksana di MCC lagi, dan yang tidak kalah penting tidak keluar jalur dari tujuan semula, yaitu penilaian ujian praktik. Semoga sukses semuanya, sukses kelas 9 adalah sukses kita semua. Salam!

